Apa akupunktur ada efek sampingnya?

Setengah bercanda, seorang praktisi akupunktur berujar

…akupunktur itu efek sampingnya cuman satu… bokek… (he..he..)

Hal ini disebabkan karena treatment akupunktur memang umumnya tidak cukup untuk dilakukan satu atau dua kali saja, tetapi harus rutin dan berkesinambungan, seperti halnya olah raga yang harus kita lakukan dengan rutin untuk menjaga kesehatan.

Dan memang bisa dibilang bahwa pada saat ini akupunktur masih relatif lebih mahal ketimbang obat bebas yang bisa dibeli di warung-warung. Kalau diamati di tempat-tempat praktek akupunktur pun, terlihat pengunjung yang umumnya berasal dari kalangan menengah ke atas.
Mereka yang memutuskan untuk melakukan terapi akupunktur umumnya tergolong ke dalam 2 kelompok, yaitu:

-Orang-orang yang sudah tidak punya harapan lagi terhadap metoda pengobatan Barat
-Orang-orang yang tidak menyukai efek samping pengobatan Barat dan lebih memilih pengobatan alamiah.

But, seriously, is there any side effect of acupuncture?

Jawabannya adalah: tidak ada, selama praktek akupunktur tersebut dilakukan oleh praktisi yang kompeten. Beberapa hal seperti pegel-pegel, rasa kesetrum, dan ngantuk biasanya dirasakan oleh mereka yang menjalani terapi akupunktur. Namun rasanya ini tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori efek samping.

Iklan

Jarum Akupunktur. Seperti apa sih?

Umumnya, begitu mendengar kata ’tusuk jarum’ maka nyali orang langsung menciut. Bagi yang pernah merasakan perihnya tertusuk jarum suntik, duri atau benda tajam lainnya, maka ingatannya segera melayang kepada saat-saat yang penuh dengan siksaan itu. Srriiingggg… dan kemudian yang muncul adalah perasaan ngeri. Ditambah lagi dengan bayangan bahwa kalau di akupunktur itu kita tidak sekedar ditusuk dengan 1 jarum saja, tapi dengan banyak jarum. Haduuuh… gimana rasanya tuh?

Tenang… tenang. Sensasi yang kita rasakan ketika ditusuk dengan jarum akupunktur sangatlah berbeda dengan yang kita rasakan ketika ditusuk dengan jarum suntik, duri, atau benda tajam lainnya. Memang ada sedikit rasa perih, tapi sedikiiiiittt sekali dan sebentaaaarrr sekali.. dibandingkan dengan ueeenaaknya yang luuaaamaaaaa… he..he.. Bahkan cukup banyak orang yang tidak merasakan apa pun. ”Lho, jarumnya sudah masuk gitu, mbak?”, begitulah reaksi yang cukup sering saya dengar.

Oleh karena itulah beberapa orang malah bisa dibilang ’doyan’ ditusuk dengan jarum akupunktur. Hal ini karena efek relaksasi yang ditimbulkan oleh jarum-jarum ini. Ada yang bahkan ’tidak rela’ kalau hanya ditusuk dengan 1 – 5 jarum saja, maunya lebih dari 10 jarum. ”Lagi dong… lha wong biasanya juga sampai 15 kok,” protesnya. Walah, ini nih tipe yang bener-bener nggak mau rugi. Padahal manjur-tidaknya terapi akupunktur tidak bergantung pada sedikit-banyaknya jumlah jarum yang ditusukkan, tapi bergantung pada terapi yang tepat sesuai dengan yang dibutuhkan saat itu. Dan terapi ini kadangkala hanya memerlukan penggunaan 1 jarum saja. Kalau lebih, malah akan membuyarkan efek yang diinginkan.

Back to our main topic of this post, seperti apa sih jarum akupunktur itu? Jarum akupunktur sangat berbeda dengan jarum suntik yang biasanya dipergunakan pada pengobatan medis Barat. Jarum medis Barat (dikenal dengan sebutan syringe) biasanya berrongga, strukturnya tebal dan kokoh, dan ujungnya runcing. Rongga pada syringe berfungsi untuk mengalirkan cairan yang diinjeksikan ke dalam tubuh atau mengalirkan cairan yang diambil dari tubuh. Struktur syringe yang tebal dan kokoh dimaksudkan untuk mempermudah penusukan, dan ujung yang runcing dimaksudkan untuk memotong dan menembus jaringan tubuh.

Berbeda dengan syringe, jarum akupunktur yang umum digunakan terbuat dari stainless steel dengan struktur yang padat tidak berrongga, sangat tipis (hampir setipis helaian rambut), lentur, dan berujung tumpul. Jarum yang seperti ini sering disebut dengan filiform needle. Dengan batang yang sangat tipis, kelenturan yang tinggi dan ujung yang tumpul maka memungkinkan jarum akupunktur untuk menyisip (bukan memotong) dengan luwesnya diantara serat-serat otot atau jaringan tubuh. Hal ini pulalah yang menyebabkan penusukan dengan jarum akupunktur seringkali tidak menimbulkan keluarnya darah, karena memang tidak ada jaringan tubuh yang terpotong (terkecuali untuk titik-titik tertentu yang lokasinya terletak pada atau berhimpitan dengan pembuluh darah, atau yang memang tujuan penusukan tersebut adalah untuk pengeluaran darah, more about this later…).

Pada jaman sekarang ini, biasanya jarum akupunktur yang dipergunakan adalah jarum yang disposable, sekali pakai trus dibuang. Setiap batang jarum dikemas secara terpisah untuk menjaga kesterilannya. Dengan jarum yang sekali pakai dan steril ini, maka tidak perlu ada kekhawatiran akan terjadinya transmisi penyakit dari satu pasien ke pasien lainnya. Namun demikian, for our own sake, tidak ada salahnya kalau kita selalu berjaga-jaga. Ada baiknya apabila Anda memastikan kembali bahwa akupunkturis yang Anda datangi benar-benar menggunakan jarum yang disposable ini. Seperti kata orang bijak, ‘teliti sebelum membeli’.

Nah, sesudah dijelaskan seperti ini, apa masih takut juga…?

Apakah akupunktur itu?

Istilah akupunktur berasal dari bahasa Latin acus = jarum dan punctura = menusuk. Jadi istilah akupunktur merujuk pada praktek pengobatan yang menggunakan jarum yang ditusuk-tusukkan ke tubuh seorang pasien. Oleh karena itulah di Indonesia akupunktur kadang-kadang lebih dikenal dengan istilah tusuk-jarum. Istilah asli untuk akupunktur dalam bahasa Cina nya adalah Chen-Chiu.

lmu akupunktur aslinya berasal dari daratan Cina dan sudah dipraktekkan di Cina selama ribuan tahun lamanya. In healing areas, it is known as one form of Traditional Chinese Medicine (TCM) disamping pengobatan lainnya yang menggunakan ramuan atau energy healing berupa Qi Gong atau pun Tai Chi. Ilmu medis Barat yang menitikberatkan pada eksistensi fisik dan struktural belum bisa dengan sepenuhnya menerima akupunktur yang didasarkan pada teori energi ini. Di lain pihak, kemanjuran akupunktur dalam mengobati beberapa penyakit yang tidak terobati oleh medis Barat pun tak dapat disangkal lagi.

Berbagai teori akhirnya dikembangkan oleh para ahli medis Barat untuk menterjemahkan ajaran kuno dari tradisi Cina tersebut ke dalam bahasa medis Barat yang modern. Salah satu hasilnya adalah yang dikenal dengan akupunktur medis, dimana teori dan efek pengobatan akupunktur dikembangkan dari teori anatomi dan fisiologi tubuh manusia sesuai dengan pandangan Barat.
Jadi pada saat ini, meskipun sama-sama terlihat menggunakan jarum yang serupa, terdapat dua praktek pengobatan akupunktur yang sangat berbeda, yaitu akupunktur medis yang baru dikembangkan beberapa tahun belakangan ini berdasarkan ilmu medis Barat, dan akupunktur TCM yang dikembangkan dari tradisi pengobatan Cina dan sudah dipraktekkan ribuan tahun lamanya.

Biasanya, praktisi akupunktur medis adalah para dokter yang mengambil spesialisasi S-2 di keahlian akupunktur, sedangkan praktisi akupunktur TCM (atau untuk singkatnya disebut akupunktur saja) sangat beragam. Namun demikian, tidak otomatis berarti bahwa seorang dokter yang melakukan praktek akupunktur masuk ke dalam kategori akupunktur medis, karena pada saat ini banyak juga dokter yang mempelajari dan kemudian mempraktekkan akupunktur TCM.
Note: dalam tulisan-tulisan saya berikutnya, kecuali jika disebutkan secara khusus, maka yang dimaksud dengan akupunktur adalah akupunktur TCM.

Praktisi Akupunktur. Apa sih sebutannya? Dokter, shinshe,… atau apa?

Ada kejadian lucu yang diceritakan oleh salah seorang teman ketika dia sedang bercakap-cakap dengan seorang praktisi akupunktur di Bandung. Sepanjang percakapan tersebut, dia selalu memanggil praktisi itu dengan sebutan ”Dok….. ” (note: Dok = dokter). Namun tatkala di kemudian hari diketahui bahwa sang praktisi ternyata bukan seorang dokter, maka tergelak-gelaklah dia. Ha..ha.. Padahal udah dengan pe-de nya manggil ”Dok…”, eh, ternyata bukan dokter. Malu deh jadinya.

Jadi, apa sih sebutan bagi seorang praktisi akupunktur?

Well, sepengetahuan saya, orang-orang yang memiliki keahlian dalam akupunktur secara garis besar dapat dikelompokkan ke dalam tiga golongan, yaitu:

a. Shinshe, yaitu seseorang yang bisa melakukan pengobatan akupunktur dan juga bisa melakukan pengobatan Traditional Chinese Medicine (TCM) lainnya, seperti penggunaan ramuan, Qi Gong, maupun Tai Chi. Umumnya seorang Shinshe adalah seorang warga keturunan Cina.

b. Dokter akupunktur, yaitu seorang dokter yang mengambil spesialisasi pendidikan S-2 pada akupunktur medis (more about this, read here)

c. Akupunkturis, yaitu seseorang yang bisa melakukan pengobatan dengan akupunktur dengan basis ilmu Traditional Chinese Medicine juga, tapi dia tidak memiliki keahlian TCM lainnya selayaknya seorang Shinshe. Yang masuk ke dalam kategori ini sangat beragam, bisa dari yang background pendidikannya sama sekali tidak ada hubungannya dengan medis (seperti saya, Teknik Elektro he..he..), atau yang background pendidikannya memang medis (perawat, dokter, dsb).

Nah, berdasarkan penggolongan di atas, kalau ingin menyapa seseorang yang profesinya adalah tusuk-menusuk dengan jarum akupunktur, maka kalau nggak pengen malu karena salah sebut, mending lihat-lihat dulu deh. Kalau tidak jelas apakah dia seorang dokter atau bukan (dan jangan menyimpulkan hal ini dari jas putih yang dikenakannya saja ya, karena akupunkturis pun kadangkala mengenakan jas putih), mending panggil dengan sebutan Pak/Bu/Mas/Mbak aja. Lebih aman… Seperti saya ini misalnya, saya termasuk kategori ke-3, akupunkturis. Jadi kalau ada yang memanggil saya dengan sebutan ”Dok” ya canggung juga rasanya (meskipun beberapa dokter pun nyatanya kepeleset nyebut saya ”Dok” kalau pas lagi ketemuan he..he.. ya sutra… biarin aja).

So next time… please be more careful kalau mau menyapa seorang praktisi akupunktur. Not all of them are shinshes or doctors. Ada yang cukup dipanggil dengan Pak/Bu/Mas/Mbak aja, nggak perlu dikasih embel-embel apapun.

Kesehatan Mental

by. M. Ferry Wong

  Masalah kesehatan mental tidak berbeda dengan masalah kesehatan lainnya, sebagian dapat di cegah, sebagian dapat diselesaikan oleh diri sendiri , dan sebagian perlu bantuan propesional.

  ” Mind over matter “ lebih dari sekedar kiasan saja. Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa pikiran yang sehat dapat mempengaruhi pengobatan dan penyembuhan seseorang. Kita semua memerlukan pikiran yang sehat untuk mendapatkan hidup yang berkualitas.

Seseorang yang sehat mentalnya dapat menghadapi perubahan – perubahan dalam hidup, mempertahankan pandangan hidup yang positif, mencari stimulasi intelektual dan interaksi antar manusia, serta secara kreatif menggunakan waktunya untuk bekerja serta melakukan aktivitas sukarela.

  Sehatkan Pikiran dengan mempertahankan pikiran yang sehat dan perilaku yang positif serta lakukanlah perawatan diri yang baik bagi tubuh maupun pikiran .

Beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan adalah :

.

Merawat pikiran anda sama pentingnya dengan merawat tubuh. Seperti kata pepatah, ” Didalam pikiran yang sehat terdapat tubuh yang sehat ” dengan :

 * Istirahat yang cukup ;

* Makan yang teratur dan benar ;

* Berolahraga ;

* Berkonsultasi dengan dokter / konseler / terapis secara teratur .

 

2.

Menjalani gaya hidup yang sehat dapat membantu menghadapi tantangan – tantangan hidup. Berbicaralah kepada dokter / konseler / terapis anda mengenai kecemasan – kecemasan yang dirasakan. Bila perlu, dokter akan merujuk ke ahli jiwa profesional .

Aktifkan pikiran dengan mempelajari hal – hal yang baru, seperti :

* Membaca ;

* Berinteraksi dengan orang lain secara teratur .

 

3. Bersiaplah untuk kehilangan pikiran yang sehat bila tidak mengaktifkan pikiran yang sehat . Ketahuilah dimana saat anda memerlukan bantuan .

 

4.

Salah satu tanda bagi seseorang yang bermental sehat adala kesediannya untuk mencari pertolongan bila hidup terasa sulit atau amat membebani .

Ketahuilah cara mengatasi stress dalam kehidupan dengan teknik :

* Relaksasi ;

* Interaksi dengan teman – teman atau anggota keluarga yang dapat mendukung.

 

5.

Cinta kasih adalah kekuatan yang dapat menumbuhkan semangat. Dukungan sosial dan kasih serta perhatian orang lain amatah penting .

Habiskanlah waktu sendiri atau bersama orang lain untuk :

* Refleksi diri ;

* Meditasi ;

* Ketenangan jiwa .

 

6. Lakukanlah tindakan – tindakan yang dapat memberi kekuatan untuk mengatasi kesulitan – kesulitan yang timbul seperti :

* Berpartisipasi secara teratur dalam aktifitas yang bersifat menyenangkan , santai serta

  kreatif .

7. Meningkatkan gairah hidup untuk menikmati hidup dengan :

* bermain ;

* tertawa ;

* partisipasi dalam aktifitas yang kreatif ;

* Mengerti cara untuk mempertahankan prilaku yang menyenangkan ;

* Kenali dan rayakanlah kebersihan anda .

 

8. Amat penting untuk mengetahui serta memperkokoh keberhasilan.
   

 Stress

Adalah sesuatu yang pasti akan kita alami di saat kita menghadapi lingkungan yang selalu berubah – ubah. Kita memang perlu sedikit tekanan serta tantangan untuk mempertahankan kewaspadaan serta meningkatkan motivasi kita. Namun demikian, stress yang terlalu besar dihubungkan dengan berkembangnya berbagai penyakit , seperti :

 * Sakit kepala

* Sulit tidur ( Insomia )

* Menurunnya konsentrasi

* Makan terlalu banyak atau sedikit

* Tukak lambung

* Tekanan darah yang tinggi

* Penyakit Jantung

* Stroke

* Kanker

 

Stress adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit. Stress membuat tubuh memproduksi hormone adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri . Stress merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stress yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari – hari.

  Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin.

Tetapi stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi, akan berbahaya bagi kesehatan.

  Beberapa diantara kita mungkin berusaha melarikan diri dari masalah ini atau berusaha menyelesaikannya dengan menggunakan :

* obat – obatan terlarang ;

* alkohol ;

* atau rokok.

  Dalam jangka pendek, tindakan tersebut dapat sedikit membantu, namun biaya yang ditanggung tidaklah sesuai dengan tindakan tersebut yang dapat menimbulkan masalah tambahan dan menghambat penyelesaian masalah awal secara efektif.

  Hal yang efektif adalah dengan memahami dan mempelajari cara mengatasi Stress untuk mendapatkan pikiran yang sehat .

  Mengenal tanda – tanda Stress :

1. Peningkatan denyut jantung atau berdebar – debar
2. Kekakuan otot, terutama di sekitar leher dan bahu
3. Sulit tidur ( Insomia )
4. Menurunnya konsentrasi atau suka lupa
5. Makan terlalu banyak atau sedikit
6. Merokok lebih banyak dari biasanya
7. Minum alkohol lebih banyak dari biasanya
8. Mudah tersinggung dan marah
9. Bertindak agresif dan defensif.
10. Otot – otot tegang
11. Merasa selalu lelah
12. Sakit kepala , perut dan diare.

  Berhentilah merokok untuk selamanya :

Setiap orang mengetahui bahwa merokok lebih banyak memberi kerugian dibandingkan keuntungan. Sebab – sebab yang dapat di timbulkan dari efek merokok terlalu banyak adalah :

* Kanker ;

* Jantung ;

* Penyakit paru ;

* Nafas yang bau ;

* Kesulitan bernapas ;

* Gigi menjadi kuning ;

* Kulit yang tidak sehat ( kusam dan jerawatan ) .

  Walaupun demikian , orang tetap merokok dan banyak anak usia muda yang mulai merokok karena di kaitkan dengan gaya hidup metropolitan . Walaupun statistik yang di sodorkan cukup menakutkan, keputusan akhir untuk berhenti merokok tetap ada pada si perokok itu sendiri .

  Beberapa mitos dan kenyataan tentang merokok :

1. Mengapa harus berhenti merokok ? karena pada akhirnya saya pasti akan meninggal oleh suatu sebab .

Meninggal adalah suatu kepastian yang akan di hadapi oleh semua manusia namun bila seorang perokok sedang memiliki kemungkinan untuk meninggal tahun depan yang besarnya 1,5 X orang bukan perokok yang berusia serta berjenis kelamin sama. Kemungkinan juga untuk 3 X lebih cepat meninggal dunia lebih cepat dari orang bukan perokok dan sekitar 2 X lebih mungkin untuk mendapat serangan jantung atau meninggal karena kanker.

 

2. Bila berhenti merokok, saya akan menjadi gemuk

Bila perokok menghentikan kebiasaanya, 79% dari mereka akan bertambah berat badannya, namun pertambahan rata – ratanya hanya 2,3 kg. Berolah raga dan menjaga makanan yang di santap dapat membantu mencegah terjadinya kegemukan.

 

3. Bila tidak merokok tidak dapat menikmati hidup

Mantan perokok memiliki kualitas hidup yang lebih baik, dengan :

* berkurangnya batuk ;

* Bertambah baiknya fungsi paru serta bertambah kuatnya sistem pertahanan tubuh .

 

4. Lebih baik tetap merokok karena sudah terlanjur sakit akibat merokok

Orang yang berhenti merokok setelah mendapat serangan jantung memiliki kemungkinan untuk meninggal 10 X lebih sedikit dibandingkan mereka yang terus merokok .

5% meninggal setelah 10 tahun mendapat serangan jantung dari yang berhenti merokok.

49% meninggal setelah 10 tahun mendapat serangan jantung dari yang tidak berhenti merokok.

Kemungkinan untuk tetap hidup lebih besar bagi penderita kanker paru bila mereka berhenti merokok .

 

5. Saya akan berhenti merokok nanti sebab tubuh saya masih memiliki waktu untuk mengatasinya .

Untuk menghilangkan efek – efek lainya diperlukan beberapa tahun , walaupun beberapa efek buruk rokok ( yang di sebabkan oleh nikotin ) dapat menghilang dalam beberapa jam sampai beberapa hari setelah berhenti merokok. Untuk sebagian besar penyakit akibat merokok, semakin lama berhenti merokok, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit atau meninggal.

 

6. Saya hanya menyakiti diri saya sendiri

Teman serta keluarga tidak hanya harus menghadapi penyakit akibat merokok yang di idap , kebiasaan merokok anda juga akan meningkatkan resiko mereka untuk sakit dan meninggal. Orang yang terpapar asap rokok reguler memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita infeksi saluran pernapasan dan penyakit paru seperti pneumonia .

 

7. Saya telah mencoba berhenti dan gagal, jadi kemungkinan besar saya akan gagal lagi bila mencoba berhenti .

Banyak orang yang tidak langsung berhasil menghentikan kebiasaan merokok. Merokok adalah kebiasaan yang bersifat sangat adiktif dan banyak perokok yang mencoba berhenti untuk beberapa kali sebelum mereka akhirnya berhasil. Sebagian besar perokok kambuh kembali pada minggu pertama setelah berhenti, disaat mana gejala penghentian kebiasaan tersebut muncul dengan kuat sedangkan tubuh masih amat tergantung pada nikotin. Waspadalah bahwa saat – saat tersebut adalah saat yang paling sulit dan gunakanlah seluruh kekuatan dan kemauan anda serta teman dan keluarga anda agar dapat melalui masa – masa kritis tersebut .

 

Metode yang baik bagi semua orang berbeda – beda . Cara yang mungkin aneh bagi orang lain mungkin merupakan cara yang terbaik bagi anda. Jadi, janganlah malu untuk mencoba cara yang baru.

Berikut ada beberapa saran yang dapat anda gunakan :

1. Putuskanlah dengan tegas bahwa anda ingin berhenti merokok .Upayakan untuk menghindar dari pikiran negatif mengenai sulitnya upaya penghentian merokok.

 

2. Libatkan keluarga dan teman – teman anda dalam upaya untuk berhenti merokok. Mereka dapat menjadi sumber dorongan amat penting, baik sebelum maupun setelah berhenti merokok.

 

3. Jangan kosongkan asbak anda. Benda tersebut dapat mengingatkan anda tentang banyaknya rokok yang anda isap setiap harinya. Pemandangan serta bau puntung rokok tersebut juga dapat dijadikan peringatan bagi anda .

 

4. Buang semua rokok dan korek yang masih belum digunakan .

 

5. Kunjungi dokter gigi untuk membersihkan kotoran gigi akibat tembakau. Perhatikan betapa indahnya gigi anda setelah dibersihkan dan pastikan agar tetap demikian keadaanya .

 

6. Buatlah daftar barang – barang yang ingin anda beli untuk diri anda sendiri maupun untuk orang lain . Perkirakan harganya berdasarkan harga rokok perbungkusnya dan sisihkan uangnya untuk membeli hadiah – hadiah tersebut .

 

7. Tetapkanlah target waktu untuk berhenti merokok, misalnya pada hari ulang tahun anda atau ulangtahun pernikahan anda, dan upayakan agar rencana tersebut jangan berubah apapun yang terjadi. Langkah ini dapat mempermudah anda untuk mengingat kapan anda mulai berhenti merokok dan untuk merayakannya setiap tahun.

 

 Tips Mengatasi Stress

1. Keluarga sebagai Teman

Bersandarlah kepada mereka. Tindakan yang sehat adalah membicarakan bagaimana perasaan anda, walaupun anda sedang merasa sedikit tertekan. Carilah dukungan dan penyelesaian dari orang – orang yang anda percaya. Bersiaplah juga untuk menjadi pendengar, bila mereka memerlukan teman.

 

2. Pertahankan Pola Kehidupan Anda

Pertahankan untuk tidak melakukan perubahan besar dalam kehidupan anda setiap waktu. Persiapkanlah diri untuk kejadian – kejadian yang dapat kontrol, sehingga anda masih memiliki kekuatan mental untuk menghadapi kejadian – kejadian yang tidak dapat anda kontrol , seperti kematian orang yang kita sayangi.

 

3. Dukungan Profesional

Mencari bantuan bila anda memerlukan adalah tanda bahwa anda memiliki kekuatan serta akal sehat. Carilah ahli psikiatri, psikologi, terapis, konselor keluarga atau pekerja sosial yang dapat diajak bekerja sama serta dapat anda percaya .

 

4. Gaya Hidup Sehat

Berolahraga secara teratur, makan makanan seimbang tiga kali sehari dan mengurangi minum alkohol serta kafein dapat membantu anda mengurangi stres. Kebugaran adalah pemicu rasa nyaman seumur hidup. Pergunakanlah cara tersebut, bukannya alkohol atau rokok, untuk mendapatkan rasa nyaman.

 

5. Teknik Relaksasi

* Bernapas dalam

Untuk menenangkan reaksi alami tubuh terhadap stres, ambilah nafas yang dalam melalui hidung, rasakanlah perut anda mengembang dan keluarkanlah nafas perlahan – lahan melalui mulut. Lakukanlah sebanyak 3 – 4 kali.

 

* Meditasi

Untuk menenangkan diri, pejamkanlah mata dan pikirkan tentang kata atau kalimat yang menimbulkan rasa aman. PIlihlah hal yang membuat nyaman, dan sebutkanlah berulang – ulang pada diri sendiri. Cobalah cara ini selama 5 – 15 menit.

 

* Visualisasi

Untuk menghilagkan gangguan – gangguang mental ketika stres semakin memuncak, ” Melamunlah ” sejenak. Bayangkanlah suatu suasana aman dan nyaman yang anda inginkan dan ” pergilah ” ke sana. Cobalah cara ini selama 5 – 15 menit.

 

Tips Mengatasi Stress yang berhubungan dengan pekerjaan

Stress bisa di kontrol oleh diri sendiri. Atur waktu kerja anda sebaik mungkin. Perencanaan waltu yang tepat dan baik sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya.

1. Perencanaan yang baik dan tepat. Putuskan apa yang harus dikerjakan dahulu .
2. Aturlah apa yang harus dikerjakan sesuai urutan kepentingannya, misalnya :

A = sangat penting

B = kurang penting

C = tidak penting

Kerjakan yang sangat penting lebih dakulu dan ikuti jadwal yang sudah anda buat.

3. Selesaikan pekerjaan sebelum memulai tugas yang lain.
4. Usahakan pekerjaan selesai tepat pada waktunya, jangan mengulur waktu, jika memungkinkan pekerjaan dapat selesai waktu yang lebih singkat.

Tips Mengatasi Stress yang berhubungan dengan Pengambilan Keputusan

Membuat keputusan dapat juga menimbulkan rasa stress pada diri anda, lakukanlah beberapa langkah berikut ini :

1. Pikirkanlah hal – hal penting yang mungkin dapat mempengaruhi atau menggangu keputusan.
2. Pertimbangkan dengan seksama kelebihan dan kekurangan dari faktor – faktor yang di ambil untuk membuat keputusan tersebut.
3. Pikirkanlah secara logis berdasarkan kenyataan, jangan terlalu dipengaruhi perasaan.
4. Pikirkan dengan tenang.
5. Jangan takut untuk bertanya atau berkonsultasi bila perlu.
6. Diskusikan segala sesuatu dengan semua pihak yang bersangkutan supaya semua pihak mengerti dengan jelas, mengapa keputusan tersebut diambil dan mempunyai rasa tanggung jawab bersama.
7. Belajar dari pengalaman.

Amnesia

Adalah hilang ingatan. Ingatan ( memori ) disimpan dalam otak untuk waktu yang lama atau sebentar. Salah satu atau kedua fungsi ini dapat terganggu akibat penyakit atau cedera. Kendati biasanya akibat proses penuaan, beberapa kasus amnesia perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hilang ingatan secara mendadak tanpa adanya penyakit atau kecederaan sering disebabkan oleh gangguan psikologis. Gejala – gejalanya adalah :

 * Hilang ingatan sebagian atau seluruhnya .

 Penyebab Amnesia :

1. Cedera kapala ;

2. Penyakit , misalnya : epilepsi, penyakit Alzhiemer ;

3. Trauma akibat : huru – hara , stress emosional ;

4. Keracunan alkohol ( tidak sadar ) .

 Tindakan dokter :

1. Menangani trauma atau penyakit yang menyebabkan amnesia. Mungkin menganjurkan untuk dirawat bila kondisinya berat .
2. Menilai kondisi pasien untuk menentukan penyebab amnesia
3. Menyarankan bantuan spesialis jika di perlukan .

Anoreksia Nervosa

Adalah berarti tidak ada nafsu makan dan Nervosa berhubungan denga cemas. Jadi Anoreksia nervosa adalah suatu kelainan emosional atau penyakit mental yang menyebabkan tianya nafsu makan. Terjadi terutama pada remaja wanita, tetapi dapat juga terjadi pada remaj pria, bahkan pada wanita dan pria yang lebih tua .

 

Pengaruh Obesitas pada Kinerja Otak

Obesitas, atau kelebihan berat badan, tidak begitu bermasalah jika hanya kelebihan beberapa kilogram. Kondisi kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko penyakit kanker, diabetes dan juga jantung. Penelitian belakangan ini menunjukkan bahwa obesitas dapat juga menyebabkan permasalahan lain seperti daya ingat, daya pikir dan juga daya analisis yang melemah. Berita bagusnya, tim penelitian internasional melaporkan bahwa, permasalahan tersebut dapat diperbaiki, sejalan dengan berkurangnya berat badan.

Penelitian terdahulu menunjukkan hubungan antara penyakit akibat kelebihan berat badan dengan permasalahan kognitif. Kognitif berasal dari kata kognisi, yang mengacu pada proses otak dalam mengumpulkan, menganalisa dan menggunakan informasi. Dalam penelitian terdahulu, orang-orang dengan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi – penyakit yang erat berhubungan dengan obesitas – memiliki daya ingat, daya pikir dan daya analisa yang lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki berat badan normal.

 

Ukurlah indeks berat badan anda. Institusi Kesehatan Nasional menggunakan indeks berat badan (BMI) untuk mendefinisikan apakah seseorang kelebihan berat badan atau tidak. Manusia dengan berat badan yang sehat, bagian paling kiri berwarna ungu, memiliki BMI berkisar antara 18.5 hingga 24.9.Ukurlah indeks berat badan anda. Institusi Kesehatan Nasional menggunakan indeks berat badan (BMI) untuk mendefinisikan apakah seseorang kelebihan berat badan atau tidak. Manusia dengan berat badan yang sehat, bagian paling kiri berwarna ungu, memiliki BMI berkisar antara 18.5 hingga 24.9.

Para ahli kesehatan menjabarkan obesitas berdasarkan skala yang dinamakan sebagai indeks berat badan (BMI) – ini adalah kalkulasi matematika yang menggunakan ukuran tinggi badan dan berat badan. Untuk mengetahui BMI anda, masuklah ke “Kalkulasi BMI anda”. Jika seseorang memiliki BMI di atas 30, maka orang tersebut dikategorikan sebagai obesitas.

Untuk penelitian baru, para ilmuwan ingin mengetahui jika obesitas dapat menghasilkan nilai yang lebih rendah pada test kognitif. Para peneliti membuat penelitian dengan melibatkan 150 sukarela yang memiliki kelebihan berat badan. Penelitian tersebut diketuai oleh John Gunstad, seorang psikolog dari Kent State University di Ohio, yang meneliti bagaimana penyakit mempengaruhi kemampuan berpikir.

Gunstad dan koleganya meminta kepada 150 orang obesitas tersebut untuk mengambil test kognitif. Para peneliti kemudian membandingkan hasil test tersebut dengan hasil test orang sehat. Para peneliti menemukan bahwa, secara umumnya, para sukarelawan dengan obesitas, hasil testnya akan lebih rendah dibandingkan dengan orang sehat. Pada beberapa test, termasuk test daya ingat, hampir 1 dari 4 orang obesitas mendapat skor yang sangat rendah sehingga dapat dikategorikan dalam “tidak mampu untuk belajar” atau “cacat.”

Setelah test awal, 109 partisipan tersebut melakukan sejenis operasi untuk membantu menurunkan berat badan. Dua belas minggu setelah prosedur dilakukan, partisipan tersebut kehilangan berat badan sekitar 25 kilogram per orang. Gunstad dan koleganya kemudian memberikan test lagi kepada mereka dan menemukan bahwa partisipan yang kehilangan berat badan akan mendapatkan skor yang lebih tinggi pada test daya ingatan.

Hal ini tidak terjadi pada para partisipan yang tidak kehilangan berat badan, baik melalui operasi maupun cara lainnya. Partisipan tersebut malah mendapatkan skor yang lebih buruk lagi di test berikutnya.

“Hasil ini sedikit mengejutkan,” kata Gunstad kepada Science News.

 

Pengaruh obesitas pada otak. Kumpulan serabut saraf di otak dilindungi oleh material penyekat putih. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa obesitas dapat merusak material ini, berkemungkinan mempersulit sinyal untuk pindah dari satu tempat ke tempat lainnya di otak.Pengaruh obesitas pada otak. Kumpulan serabut saraf di otak dilindungi oleh material penyekat putih. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa obesitas dapat merusak material ini, berkemungkinan mempersulit sinyal untuk pindah dari satu tempat ke tempat lainnya di otak.

Di penelitian lainnya, para peneliti menyelidiki kemungkinan adanya koneksi antara obesitas dan fungsi otak. Para ilmuwan menggunakan alat yang dinamakan pencitraan resonansi magnetic (Magnetics Resonance Imaging/MRI) untuk melihat ke dalam otak manusia. MRI, yang menggunakan medan megnet dan gelombang radio, memproduksi gambar tiga dimensi dari organ dalam.

Gunstad dan koleganya menggunakan MRI untuk mempelajari kumpulan saraf yang mengalirkan informasi ke otak. Substansi putih dan berlemak, mengelilingi dan melindungi kumpulan saraf ini. Gunstad dan koleganya menemukan adanya kerusakan di lapisan luar pelindung pada orang orang yang mengalami obesitas.

“Ini bukan seperti sebuah kabel yang dipotong,” kata Gunstad kepada Science News, tetapi kerusakan dapat menjadi sebuah masalah bagi sinyal yang mencoba untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya pada otak.

Mark Bastin, seorang ahli gambar otak di University of Edinburgh, Rumah Sakit Umum Western di Inggris, mengatakan kepada Science News bahwa hasil penelitian MRI Gunstad sangat menarik dan menyeluruh. Tetapi dia mencatat bahwa penelitian Gunstad memiliki lingkup yang kecil, hasilnya dapat dijadikan sebagai patokan untuk langkah awal dalam penelitian ilmiah berskala besar.

Di dalam otak, obesitas dapat merusak saluran saraf. Dalam lingkup yang lebih besar, obesitas mempengaruhi daya pikir, daya ingat dan juga daya analisa. Dalam lingkup menyeluruh, obesitas memiliki dampak yang sangat jelek bagi pikiran dan tubuh seseorang. Satu dari tiga orang penduduk di Amerika, atau 72 juta penduduk di Negara Amerika, mengalami obesitas, dan memiliki resiko tinggi terhadap penyakit jantung, kanker dan diabetes, sebagaimana juga permasalahan kognitif.

“Sejak lama, dokter telah mengetahui bahwa kelebihan berat badan sangat buruk bagi tubuh anda,” kata Gunstad. “Obesitas dapat merusak jantung dan menyebabkan kesulitan bernafas. Sekarang penelitian lanjutan, menunjukkan bahwa kelebihan berat badan dapat juga merusak otak, paling utamanya adalah bagian otak anda yang penting untuk mengingat dan mempelajari hal hal baru. Hal ini akan menyebabkan anda kesulitan untuk melakukan yang terbaik dan mendapatkan nilai bagus di sekolah.”

Beberapa tahun belakangan ini, jumlah anak-anak dan remaja yang mengalami kelebihan berat badan melonjak drastic. “Jika pola ini terus berkelanjutan.” Kata Gunstad,”ini akan menyebabkan banyaknya orang yang mengalami resiko kerusakan otak dan mengalami masalah pada pekerjaan dan sekolah,” Hal ini yang menyebabkan Gunstad memberikan rekomendasi bagi anak anak untuk melindungi otak mereka dengan mempertahankan berat badan yang sehat, berkonsutaltasi pada orang tua dan guru mengenai makanan sehat, dan berolahraga secara teratur. Selain itu, para ilmuwan juga berargumentasi bahwa “Tubuh yang sehat akan menghasilkan otak yang sehat.”

Daftar istilah:

Obesitas = Kelebihan berat badan, dengan BMI di atas 30

BMI = Body Mass Indeks, atau Indeks berat badan. Sebuah indikator apakah seseorang kelebihan atau kekurangan berat badan.

MRI = Magnetic Resonance Imaging, atau Pencitraan resonansi magnetik. Sebuah metode yang mengunakan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk memunculkan gambar tiga dimensi dari organ dalam tubuh.

Epidemik = Penyebaran penyakit yang meluas

Medan magnet = Ruangan disekeliling magnet dimana gaya magnet dapat dideteksi dan diukur.

Gelombang radio = Gelombang elektromagnetics yang berada dalam batasan frekuensi radio.

Saraf = Jaringan berwarna keputih putihan atau kumpulan serat yang membawa signal ke otak atau sumsum tulang belakang, atau dari otak dan sumsum tulang belakang ke otot dan organ tubuh.

8 Rahasia Keriput

Lawan tanda-tanda penuaan dengan mempelajari sebab terbentuknya kerutan, dan bagaimana pencegahannya.

Ketika berjalan ke mall atau gerai kosmetik , kita akan ditawari setumpuk krim, losion dan serum. Semuanya menjanjikan pencegahan dan penghapusan keriput, yang merupakan ketidaksempurnaan paling ditakuti pada kulit. Meskipun sepertinya kita tahu segala sesuatu tentang keriput, ternyata masih banyak yang perlu kita pelajari. Kami berbincang-bincang dengan dermatolog di seluruh negeri untuk mencari tahu fakta tersembunyi tentang kerutan pada kulit. Berikut beberapa hal tentang penyebab, pengobatan dan pencegahan keriput yang jarang diketahui orang.

1. Meski di dalam mobil, Anda masih berisiko terkena keriput yang disebabkan oleh sinar matahari.

“Jendela mobil Anda bisa menjadi sasaran bergerak sinar matahari yang berbahaya,” kata Ranella Hirsch, MD, seorang dokter kulit yang melakukan praktik di Boston. “Jika Anda menghabiskan berjam-jam di dalam kendaraan setiap hari, sinar UVA, yang menyebabkan sebagian besar kerutan di wajah, memiliki cukup waktu untuk menembus kaca mobil, terlepas dari apakah cuaca sedang cerah atau tidak,” katanya. Cara terbaik untuk memastikan Anda terlindung saat sedang di jalan adalah dengan menggunakan tabir surya setiap hari. Anda bisa juga memasang kaca gelap pada mobil. Kaca ini dapat menghalangi sinar UVA, sehingga Anda tidak terpapar secara langsung.

2. Jika Anda ingin tahu kapan Anda mulai berkeriput, lihat garis keluarga Anda.

“Keriput memiliki faktor genetik,” kata dermatolog Alex A. Khadavi, MD, pencipta perawatan kulit dan rambut Revivogen, Clearogen dan Rejuve MD, yang berbasis di Los Angeles. “Potensi Anda mengalami keriput, kapan muncul kerutan, derajat dan kedalaman garis keriput, dipengaruhi oleh genetik,” katanya. “Melihat orang tua dan kakek-nenek Anda adalah salah satu cara untuk memprediksi potensi Anda mengalami kerutan dan tanda-tanda penuaan. Tanda-tanda penuaan ini dapat berupa kulit yang kendur pada bagian wajah, leher dan dada,” katanya. Ia menjelaskan, “Cara terbaik untuk mencegah tanda-tanda penuaan di daerah tersebut adalah dengan meminimalkan paparan sinar matahari. Cara lainnnya, Anda dapat mengggunakan tabir surya dengan SPF.

3. Tidur pada satu sisi bisa menyebabkan kerutan terukir di wajah.

Dengan bertambahnya usia Anda, jaringan ikat dan kolagen pada wajah tidak akan sekuat dulu. Jadi, ketika Anda tidur pada sisi yang sama setiap malam, kulit akan bertumbukan secara terus-menerus dengan bantal. Kulit wajah tidak akan kembali ke kondisi semula secepat ketika Anda masih muda, menurut ahli kulit, Neil Sadick, MD, profesor dermatologi klinis di Weill Cornell Medical College di New York City. “Kabar baiknya adalah, jika Anda memvariasikan posisi tidur Anda, kulit wajah bisa kembali ke kondisi sediakala.” Untuk mencegah kemungkinan timbulnya garis-garis ini, cobalah belajar untuk tidur telentang.

4. Kerutan pada dahi bisa disebabkan oleh masalah mata.

Kerutan di dahi lebih disebabkan oleh kontraksi pada daerah sekitar mata, dibandingkan indikasi penuaan atau sengatan sinar matahari. “Banyak orang cenderung menangani masalah mata dengan menyipitkan mata. Hal ini menyebabkan kontraksi otot pada bagian dahi dan sekitar alis,” kata Dr. Hirsch. “Melakukan hal ini secara berulang-ulang dapat menambah kerutan pada dahi,” katanya. Jika Anda menangani masalah mata dengan segera, otot di sekitar mata dan dahi akan lebih rileks dan tidak bekerja dengan keras. Hasilnya, kerutan halus pada dahi bisa dikurangi.

5. Makanan berwarna cerah dapat membantu mengurangi keriput.

Buah dan sayuran seperti raspberry, blueberry, paprika merah dan bayam, mengandung antioksidan yang sangat bermanfaat. Antioksidan ini dapat membantu kulit menahan kerusakan yang disebabkan oleh lingkungan, sehingga kulit dapat tetap lentur dan berseri-seri, kata Dr. Hirsch. Semakin sehat dan kencang kulit Anda, semakin kecil peluang kulit berkerut, jadi semakin kecil juga kemungkinan munculnya kerutan halus di wajah. “Sebagai aturan umum, makanan yang baik untuk kesehatan jantung, termasuk makanan yang mengandung vitamin C dan E tinggi, seperti kedelai dan teh hijau, juga baik untuk kulit Anda,” katanya.

6. Minum banyak air dapat menjauhkan wajah dari keriput.

Semua orang tahu, kita perlu cukup air setiap hari. Tetapi, selain agar tetap terhidrasi, ada alasan lain kenapa tubuh harus mendapat cairan dalam jumlah yang sesuai. Minum banyak air dapat menjaga kulit tetap lentur dan lembut, kata Dr Sadick. “Ketika kulit Anda kering, keriput muncul,” katanya, karena kulit kering cenderung menjadi kempis dan kuyu, yang membawa keluar garis-garis halus dan lipatan. Air juga membersihkan toksin yang dikumpulkan oleh tubuh, yang dapat menghasilkan dampak negatif pada kulit Anda.

7. Semakin ekspresif diri Anda, semakin banyak keriput yang mungkin Anda miliki

“Terlepas dari umur dan genetik, sering kali kerutan pertama di wajah Anda terbentuk oleh ekspresi wajah berulang-ulang,” kata Dr. Khadavi. “Ini termasuk garis tawa, keriput tipis di sekitar mata, lipatan di dahi, keriput di kening dan sekitar alis,” katanya. “Jika Anda cenderung menggunakan banyak ekspresi wajah, seperti mengerutkan kening, tersenyum atau mengangkat otot-otot dahi saat keheranan, Anda kemungkinan akan membentuk keriput di lokasi tersebut,” katanya. Perawatan yang paling sering digunakan untuk meredakan jenis keriput statis ini adalah injeksi filler seperti Botox dan Restylane.

8. Mendorong terbentuknya kolagen dapat mengurangi munculnya keriput

Kolagen adalah blok pembangun kulit yang membuat kulit kuat dan elastis. Ketika sel tergantikan, kolagen baru diproduksi, menghasilkan kulit lebih remaja dengan sedikit kerutan, kata Dr Sadick. Losion topikal yang mencakup bahan-bahan seperti vitamin C, peptida, asam alpha hidroksi dan retinoid dapat mempercepat pergantian sel, dan merangsang kolagen sampai batas tertentu.